Bogor, 10 Maret 2024 – Pesantren Daar El Syukur Bogor menggelar acara Dauroh Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits dengan tujuan utama untuk menguatkan kecintaan serta pemahaman terhadap Al-Qur’an dan Hadits di kalangan santri. Acara yang berlangsung sejak tanggal 10 hingga 31 Maret 2024 ini dibuka secara resmi oleh pengasuh Pesantren Daar El Syukur, KH. Muhammad Abdul Syukur Yusuf, dan Direktur Kepesantrenan, Ustadz Fahmi Purnoto, M.Pd.

Sebanyak 50 orang peserta yang terdiri dari santri dan guru turut serta dalam kegiatan ini dengan penuh semangat dan antusiasme. Mereka diberikan kesempatan untuk mendalami ayat-ayat suci Al-Qur’an serta memperdalam pemahaman terhadap Hadits Rasulullah SAW selama periode kegiatan ini berlangsung.
Menurut KH. Muhammad Abdul Syukur Yusuf, kegiatan ini bertujuan untuk membumikan Al-Qur’an dalam jiwa santri agar mereka menjadi generasi yang berakhlak mulia dan cendekia. “Melalui Dauroh Tahfidz ini, kami berharap para santri dapat memperkuat hubungan spiritual dengan Al-Qur’an dan Hadits, sehingga mereka tidak hanya menjadi cendekia dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki akhlak yang terpuji,” ujar KH. Muhammad Abdul Syukur Yusuf.

Direktur Kepesantrenan, Ustadz Fahmi Purnoto, M.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para santri untuk saling mendukung dan memotivasi satu sama lain dalam proses pembelajaran. “Selain itu, kami juga menyelenggarakan sesi diskusi dan ceramah keagamaan guna memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pesan-pesan yang terkandung dalam Al-Qur’an dan Hadits,” ungkapnya.

Selama periode kegiatan, para peserta tidak hanya fokus pada tahfidz Al-Qur’an dan pembelajaran Hadits, tetapi juga dilakukan kegiatan-kegiatan rekreatif dan ibadah bersama untuk menjaga keseimbangan antara aspek spiritual dan fisik.
Dengan berakhirnya Dauroh Tahfidz Al-Qur’an dan Hadits ini, Pesantren Daar El Syukur Bogor berharap peserta dapat mengaplikasikan nilai-nilai yang mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi duta Al-Qur’an yang berakhlak mulia di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi pembentukan generasi yang bertakwa dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.



